• PONDOK MODERN AL ISLAM
  • What do I look For?

Murka Allah kepada Hamba-Nya yang Omong Doang

Penulis: Rindyani Kusuma

 

QS. as-Shaff ayat 2-3 merupakan salah satu ayat yang menyebutkan murkanya Allah kepada hamba-Nya yang beriman. pada ayat tersebut Allah menjelaskan tentang perbuatan yang paling dibenci-Nya, yaitu seorang hamba yang mengatakan tapi tidak mengerjakan atau bahasa gaulnya omdo (omong doang).

Bagaimana sebenarnya pemahaman atas perbuatan seorang hamba yang dibenci Allah dalam QS. as-Shaff ayat 2-3 itu? dan bagaimana Allah mengungkapkannya dalam ayat ini?

Manusia yang Berbeda antara Ucapan dan Perbuatannya

Sudah tidak asing lagi bagi manusia bahwa perbedaan antara perkataan dan perbuatan adalah satu hal yang sangat berbahaya. Itulah sebab datangnya murka Allah pada Q.S As-Shaff ayat 2 dan 3. Allah juga mencela perbuatan Bani Israil dengan firman-Nya pada Q.S Al-Baqarah ayat 44:

﴾ اَتَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ اَنْفُسَكُمْ وَاَنْتُمْ تَتْلُوْنَ الْكِتٰبَ ۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ: ٤٤ ﴿

“Mengapa kamu menyuruh orang lain untuk (mengerjakan) kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca suci (Taurat)? Tidakkah kamu mengerti?"

Bahkan ada ulama yang mengatakan bahwa orang-orang yang ucapannya tidak sesuai dengan perbuatan itu sama saja menjelekkan dirinya sendiri. Berucap kebaikan dan menyuruh orang melakukan kebaikan memang mudah, namun ada sebagian orang yang dia sendiri tidak bisa menjalankan apa yang telah mereka katakan atau perintahkan kepada orang lain.

Pada hakikatnya orang-orang tersebut sedang menjelekkan dirinya sendiri. Dalam Uyunul Akhbar, Zubaid bin Al-Harits Al-Yami rahimahullah berkata,

(سكتتني كلمةُ ابن مسعود عشرين سنة، (مَن كان كلامه لا يوافق فعلَه فإنما يوبِّخ نفسه

“Ucapan Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu yang membuatku terdiam selama 20 tahun: “Siapa yang ucapannya tidak sesuai dengan perbuatannya, sebenarnya ia sedamg menghinakan dirinya"

Tafsir QS. as-Shaff: 2-3

Berikut adalah bacaan Qur’an Surat As-Shaff ayat 2-3:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ ٢ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ ٣ ﴾ ( الصّفّ/61: 2-3) ﴿

Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Sangat besarlah kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan. (As-Saff/61:2-3)

Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa ini merupakan pengingkaran terhadap orang yang menjanjikan sesuatu atau mengatakan sesuatu tapi ia sendiri tidak memenuhi perkataannya atau janjinya. Oleh karena itu, sebagian ulama Salaf ada yang menjadikan ayat ini sebagai dalil bahwa memnuhi janji itu wajib secara mutlak, baik janji tersebut mengakibatkan hukuman bagi yang berjanji, ataupun tidak.

Kemudian pada ayat 3 dijelaskan bahwa perbuatan tersebut sangat dibenci oleh Allah Swt, yakni mengatakan sesuatu kemudian tidak dipenuhi sebagaimana yang dikatakan.

Dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan tentang tanda-tanda orang munafik, yaitu:

آية المنافق ثلاث : إذا وعد أخلف ، وإذا حدث كذب ، وإذا ائتمن خان

“Tanda-tandanya orang munafik adalah: Ketika ia berjanji ia mengingkari, Ketika berucap ia berbohong, dan Ketika dipercaya ia menghianati"

Asbabun nuzul ayat ini adalah ketika orang-orang muslim mengatakan, “Seandainya kami mengetahui amal-amal yang disukai Allah, maka kami akan mengorbankan harta dan jiwa kami.” Tapi ketika Allah memerintahkan kepada mereka untuk berjihad, sebagian dari mereka malah tidak suka, kemudian turunlah ayat ini.

Ayat ini adalah teguran bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya yang mana mereka mengatakan sesuatu, namun tidak mengerjakannya, yakni dari sisi kebaikan dan kebagusan.

Adzab Orang yang Berbeda antara Ucapan dan Perbuatan

Dari Anas bin Zaid, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, “Akan didatangkan seseorang kemudian dia dilemparkan ke neraka. Maka dia disana berputar seperti berputarnya keledai di tempat penggilingannya, hingga para penduduk neraka berkumpul mengelilinginya.

Mereka berkata kepadanya, ‘Wahai Fulan, bukankah engkau dulu di dunia yang menyuruh kami ke yang baik dan melarang kami dari yang munkar?

Usamah mengatakan, dia menjawab, “Aku dulu menyuruh kamu kepada yang baik tapi aku tidak melakukannya. Dan aku melarang kamu dari yang buruk, tapi aku melakukannya,” (shahihul Jami').

Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Pada malam Isra aku dibawa ke beberapa kaum yang lidah mereka dipotong dengan gunting api. Setiap kali selesai dipotong, lidah itu kembali lagi.

Aku berkata, ‘Siapakah mereka itu, wahai Jibril?’ Jibril berkata, ‘Mereka adalah para pembicara dari kalangan umatmu yang mereka mengucapkan apa yang tidak mereka lakukan dan mereka membaca Kitabullah, tapi tidak mengamalkannya’.” (Shahihul Jmi’: 128).

Doa atas Ucapan tanpa Disertai Perbuatan

Manusia memang tempat salah dan lupa. Kadang kala kita sudah berniat melakukan suatu hal, tapi ternyata tidak dapat dilaksanakan, entah karena lupa atau yang lainnya. Di antara sesuatu yang sering terabaikan dan terlupakan oleh kita adalah ucapan kita yang berupa perintah kepada orang lain, saran maupun nasihat.

Dilansir dari doa minta ampunan atas ucapan tanpa disertai perbuatan, pada ayat di atas tentunya menjadi teguran bagi kita. Berapa banyak perkataan baik yang keluar dari mulut kita namun kita dustai dengan tidak melaksanakannya. Bisa jadi karena kita lupa akan perkataan yang telah kita ucapkan sehingga tidak mengamalkannya.

Ada doa yang tercantum dalam Syair Burdah yang dikarang oleh Imam Al-Bushiri:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنْ قَوْلٍ بِلاَ عَمَلٍ

Artinya: Aku mohon ampun kepada Allah dari ucapan tanpa disertai amal.

Semoga dengan membaca doa itu, dosa dari kesalahan berupa tidak mengamalkan sesuatu yang kita ucapkan dapat diampuni Allah.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Teknologi Gadget Dalam Memperkuat Hafalan Al-Qur’an

Penulis: Laylatul Maghfiroh   Kemajuan teknologi masa kini memudahkan umat islam untuk menghafal Al-Qur’an. Salah satunya ialah gadget alias alat yang sudah sangat melekat

15/01/2023 21:23 - Oleh PM AL ISLAM - Dilihat 809 kali
Sample Post 3

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco l

15/01/2023 21:23 - Oleh PM AL ISLAM - Dilihat 494 kali
Sample Post 4

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco l

15/01/2023 21:23 - Oleh PM AL ISLAM - Dilihat 435 kali
Sample Post 5

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco l

15/01/2023 21:23 - Oleh PM AL ISLAM - Dilihat 407 kali